Mereka meminta kejelasan tentang proses pailit. Jika pailit ditetapkan, maka ada sekitar 1.300 karyawan yang akan di-PHK. Karyawan menuntut agar perusahaan membayar hak-hak mereka yang diabaikan.
Menurut Humas PT Nyonya Meneer, Erni Widyaningrum walaupun proses kepailitan ini sedang berjalan, namun pabrik masih beroperasi.
“Saat ini sedang dilakukan proses mediasi dengan salah satu kreditur terkait Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU),” katanya.
PT Nyonya Meneer, lanjut Erni masih jauh dari proses pailit karena masih mediasi untuk mencari solusi perdamaian. “Tidak benar kalau terancam pailit,” ujarnya.
Seperti diketahui, PT Nyonya Meneer mengajukan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Niaga Semarang. Sebelumnya PT Nata Meridian Investara yang merupakan distributor tunggal Jamu Nyonya Meneer mengajukan permohonan PKPU atas pembayaran utang yang belum terselesaikan.
(Cun Cahya/ CN33/ SM Network)
Sumber: suaramerdeka.com, 9 Maret 2015 15:05
http://berita.suaramerdeka.com/proses-pailit-ratusan-karyawan-pt-nyonya-meneer-demo/